Proyek Tol Jakarta Outer Ring Road 2 Telan Dana Rp 24,6 Triliun

Share

Berita Terkini – Proyek tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) yang tengah dibangun, akan menyambungkan Cengkareng-Cilincing-Tanjung Priok sepanjang 110 kilometer (km) yang terbagi menjadi tujuh ruas tol. Pembangunan 7 ruas jalan tol tersebut, diperkirakan menelan biaya investasi sekitar Rp 24,6 triliun dari total 7 ruas yang ada. Dana ini sendiri bisa saja menjadi lebih tinggi, mengingat pengadaan tanah masih terus dilakukan, sehingga kemungkinan terjadinya kenaikan harga dana investasi bisa bertambah.

“Sejauh ini masih belum ada pembicaraan perubahan (nilai investasi),” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, Dikutip dari detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/4/2017).

Berdasarkan data BPJT, rangkaian tol JORR 2 terdiri dari 7 ruas yang melingkari Jakarta. Ruas pertama adalah yang menyambungkan Bandara Soetta atau Cengkareng dengan Kunciran yang dioperatori oleh PT Marga Kunciran Cengkareng. Ruas sepanjang 14,9 km ini diperkirakan menelan dana Rp 3,5 Triliun.

Kemudian ada ruas Kunciran-Serpong yang dikelola oleh PT Marga Trans Nusantara. Ruas sepanjang 11,9 km ini menelan dana Rp 2,6 triliun. Saat ini pembebasan tanah telah mencapai 67% dan sedang dalam persiapan konstruksi. Ruas ketiga adalah Serpong-Cinere sepanjang 10,14 km. Ruas ini dikerjakan oleh BUJT PT Cinere Serpong Jaya, dengan biaya investasi mencapai Rp 2,2 triliun.

Lanjut lagi ke sebelahnya, ada ruas Cinere-Jagorawi-Cimanggis yang dikerjakan oleh PT Translingkar Kita Jaya. Saat ini ruas tol sepanjang 14,64 km tersebut progres tanahnya telah mencapai 63,8% dengan konstruksi 50,4%. Biaya investasinya mencapai Rp 2,6 triliun. Dari Cimanggis hingga Cibitung, dikerjakan oleh PT Marga Sarana Jabar dengan panjang total mencapai 25,39 km dan biaya investasi Rp 4,5 triliun.

Kemudian dilanjutkan dari Cibitung hingga Cilincing, sepanjang 34,02 km dan dikerjakan oleh PT Sriwijaya Markmore Persada. Biaya investasinya mencapai Rp 4,2 triliun. Menuju ke Tanjung Priok, ada jalan tol akses Tanjung Priok sepanjang 11,4 km yang dikerjakan oleh PT Jasa Marga. Nilai investasinya mencapai Rp 5 triliun.

Selain menjadi akses penting untuk menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Tanjung Priok dengan wilayah lainnya.  JORR 2 juga akan menjadi penghubung yang penting untuk ruas jalan radial Jakarta (baik tol maupun non-tol) dengan jalan lingkar, dan lokasi-lokasi pertukaran antar-moda.

Seluruh ruas yang akan menjadi satu rangkaian tol yang melingkari JORR 1 ini ditarget rampung tahun 2018 mendatang atau paling lambat 2019. “Konstruksi semua rasanya sudah bisa dimulai tahun ini. Target selesai, diharapkan 2018 ya. Paling telat 2019,” tukas Herry.

Berita Pilihan Lainnya