Ini Penguasa Bisnis Hotel di Jakarta

Share

Berita properti – Tahukah Anda, meski sektor properti masih belum kembali ke kondisi jaya seperti kurun 2011-2013, namun tak menyurutkan raksasa-raksasa hotel internasional untuk berburu “cuan” di Jakarta.  Dalam riset Colliers International Indonesia, terdapat lima pemain besar hotel berjaringan global dengan hak pengelolaan ratusan, hingga ribuan kamar.

Dilansir dari KompasProperti yang menyajikan data para penguasa bisnis perhotelan di ibu kota Indonesia tersebut, Ini ulasan singkatnya :

Di posisi pertama terdapat Accorhotels. Kelompok hotel ini mengelola 22 hotel dengan klasifikasi 11 hotel bintang tiga, 7 hotel bintang 4, dan 4 hotel bintang 5. Termasuk dalam pengelolaan Accorhotels adalah Raffles Jakarta yang menjadi kediaman temporer Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud awal April lalu.

Siapa Accorhotels? Accorhotels merupakan perusahaan multinasional yang berbasis di Paris, Perancis. Perusahaan ini memegang 20 merek hotel mulai dari kelas budget atau ekonomi hingga mewah. Per Maret 2017, Accorhotels tercatat mengelola 4.100 hotel di 95 negara. Dari hasil pengelolaan tersebut, Accorhotels ini meraup pendapatan 5.631 juta Euro per 2016.

Menempati peringkat kedua dengan hak pengelolaan terbanyak adalah Marriott International dengan 8 hotel. Seluruhnya merupakan fasilitas akomodasi berbintang empat, dan lima. Hotel yang dioperatori Marriott International adalah Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Ritz Carlton Jakarta Mega Kuningan, Westin Jakarta, Le Meridien Jakarta, JW Marriott Mega Kuningan Jakarta, The Luxury Collection Jakarta, Sheraton Jakarta Gandaria City, dan Four Points Jakarta.

Secara total, Marriott International mengoperasikan lebih dari 6.000 hotel di 122 negara. Pendapatan yang didulang selama tahun fiskal 2016 senilai 17 miliar dollar AS. Raksasa hotel ini didirikan oleh J Willard and Alice Marriott dengan basis perusahaan di Maryland, Amerika Serikat.

 

Berita Pilihan Lainnya