Satria Babak Belur Lawan Sonic, Ini Skema Bertahan Suzuki

Share

Tahun ini menjadi masa-masa suram untuk Suzuki Satria F150. Betapa tidak, rata-rata penjualan per bulan jauh ditinggal lawan satu-satunya di segmen bebek sport, Honda Sonic 150 R. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun defense dengan melakukan penyegaran.

Pada ajang Bursa Motor (Burtor) yang digelar tabloid Motor Plus(Kompas Gramedia Group), (24/9/2017), di kawasan SCBD, Jakarta, desain ”baju baru” pun ditunjukkan meski sifatnya sangat minim. SIS menempelkan grafis sticker baru.

Ini adalah ubahan pertama sejak generasi baru Satria F150 diluncurkan tahun lalu. Desain grafis memang lebih segar, dan justru tampak simpel. Desain agresif biasanya cukup diikuti dengan corak grafis yang simpel, supaya tak terlalu ”ramai”.

Stiker baru tersedia untuk varian warna brilliant whitetitan black, dan stronger red. Lalu ada versi limited edition triton bluetitan black – red, dan matt black. Tidak ada perubahan teknis yang tercatat.

SIS membanderol varian standar Rp 22,2 juta, dan Rp 22,65 juta untuk tipe Predator, atau naik Rp 200.000.

Kembali ke penjualan, Suzuki memang butuh suntikan darah baru untuk F150. Rata-rata penjualan tertahan dan cenderung tak stabil di kisaran 800-2.100 unit. Total delapan bulan pertama tahun ini berada di 9.838 unit.

Bandingkan dengan pesaingnya, Honda Sonic 150 R, rata-rata penjualan per bulan ada di kisaran 1.300-3.000 unit. Total delapan bulan pertama 2017 sudah berada di level 20.400-an unit, atau sangat jauh meninggalkan Satria.

Berita Pilihan Lainnya