CEO Mundur, Samsung Diprediksi Untung

Share

Panduan pendapatan Samsung Electronics untuk kuartal ketiga 2017 resmi dirilis. Panduan tersebut berisi prediksi bahwa Samsung akan memperoleh pencapaian baru pada kuartal selanjutnya.

Berdasarkan laporan The Verge, Samsung diprediksi akan memperoleh keuntungan operasional sebesar KRW 14,5 triliun atau sekitar USD12,8 miliar (Rp172,8 triliun), dari pendapatannya sebesar KRW62 triliun atau sekitar USD54,7 miliar (RpRp738,7 triliun).

Sementara itu, pada kuartal sebelumnya, Samsung berhasil memperoleh keuntungan sebesar KRW14,1 triliun (Rp167,4 triliun), dinilai sebagai angka tertinggi yang diperolehnya hingga saat ini. Pendapatan tersebut akan mewakili peningkatan pendapatan tahunan yang diperkirakan mencapai 28 persen.

Selain itu, angka tersebut turut mewakili peningkatan keuntungan operasional secara signifikan, sebesar 170 persen. Hal ini dinilai sebagai kebangkitan Samsung yang sebelumnya sempat menghadapi insiden besar akibat proses recall yang harus dilakukannya kepada Galaxy Note 7.

Namun, angka perolehannya saat ini yang didukung oleh Galaxy Note 8, mengindikasikan bahwa Samsung telah berhasil mengatasi permasalahanan Galaxy Note 7 tersebut. Samsung juga dilaporkan akan merilis informasi finansial secara lebih detil melalui laporan pendapatan lengkap pada akhir bulan ini.

Sementara itu sebelumnya, Samsung dilaporkan memutuskan untuk mengganti kepala divisi pengembangan Bixby, Rhee In-Jong, dengan Chung Eui-seok. Keputusan tersebut didasarkan atas rasa frustasinya atas pengembangan Bixby yang lambat.

Setelah video cuplikan terbaru dari Star Wars VIII: The Last Jedi dirilis, Samsung meluncurkan edisi terbatas dari pembersih debu POWERbot VR7000 yang terinsipirasi dari franchise sains fiksi tersebut. Pembersih debu ini hadir dalam dua versi, yaitu Darth Vader, yang dihargai USD799 (Rp10,8 juta) dan Stormtrooper yang dihargai USD699 (Rp9,4 juta).

Berita Pilihan Lainnya