Dua Pegawai BRI Bawa Kabur Uang Rp6 Miliar

Share

Dua pegawai Tambahan Kas Kantor (TKK) Bank BRI Putri Hijau, Medan membawa kabur uang senilai Rp6 miliar. Dua pelaku berinisial BN dan H itu kini sedang diburu polisi.

“Kasusnya masih kita dalami dan saat ini kita sedang melakukan pengejaran,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, Selasa 17 Oktober 2017.

Sandi menyatakan, pihaknya optimistis segera meringkus kedua pelaku tersebut. Namun, ia meminta dukungan doa dari masyarakat. Polisi juga sudah mengantongi identitas dan lokasi pelaku. Selain uang, pelaku juga dilaporkan melarikan mobil dinas Xenia berpelat BK 1602 EB.

“Mohon doa dan dukungannya supaya kasus ini cepat terungkap,”ujarnya.

Kepala Kantor Cabang BRI Medan Putri Hijau, Amal Peranginangin mengatakan, kedua pegawai melarikan uang kas sebesar Rp6 miliar yang diambil guna pengisian kas untuk memenuhi permintaan tiga vendor senilai Rp63 miliar.

Keduanya melarikan uang saat ditugaskan mengambil tambahan kas ke Bank Indonesia dengan menggunakan mobil dinas Xenia hitam bernomor polisi BK 1602 EB.

“Usai diterima, uang sebesar Rp63 miliar itu pun, rencananya langsung dibagikan kepada tiga vendor di kawasan Bank Indonesia. Saat itu, ketiga vendor membawa kendaraan masing-masing dengan pengawalan petugas keamanan,” Kata Kepala Kantor Cabang BRI Medan Putri Hijau, Amal Peranginangin, Selasa 17 Oktober 2017.

“Namun, sebelum uang kas Rp63 miliar diserahkan ke tiga vendor, pelaku mengutip dengan mengambil Rp6 miliar dengan dalih Kacab Putri Hijau butuh Rp6 miliar. Padahal seharusnya uang diserahkan sepenuhnya,” imbuhnya.

Amal menjelaskan, peristiwa ini terungkap ketika koordinator vendor kantor wilayah menelepon asisten manager operasional (AMO) Kacab BRI Putri Hijau yang mengatur kas. Saat itu, koordinator vendor mengonfirmasi pengambilan Rp6 miliar oleh Kacab Putri Hijau. Namun, hal itu tidak di amini AMO Kacab Putri Hijau. Ia menyebutkan tidak ada pengambilan uang senilai Rp 6 miliar.

Pihak BRI Putri Hijau yang mengetahui uang kas tersebut dibawa kabur langsung melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan. Aduan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor LP/207210/2017/SPKT/Restabes Medan, 13 Oktober 2017.

“Di kantor cabang dan kantor wilayah, kami langsung membentuk tim investigasi internal untuk penyelidikan lebih lanjut. Beberapa pekerja saya instruksikan untuk mendatangi rumah istri kedua pelaku dan saya minta kalau ada info soal pelaku langsung sampaikan ke saya atau AMO,” ujar Amal.

Berita Pilihan Lainnya