Hampir 70 Juta Nomor Prabayar Sudah Registrasi

Share

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan hingga Jumat, 17 November 2017, jumlah kartu prabayar yang melakukan registrasi hampir menyentuh 70 juta, yakni 67 juta nomor. Jumlah ini, kata Rudiantara akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti.

“Jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia ada 150 juta, rata-rata satu orang punya dua nomor, jadi kami memperkirakan akan ada 300 juta nomor yang teregistrasi hingga Februari 2018 mendatang,” ujarnya saat ditemui wartawan usai menghadiri rapat koordinasi di gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 17 November 2017.

Di kesempatan itu ia juga menyampaikan perihal jumlah maksimal kartu prabayar maksimal yang bisa dimiliki oleh satu orang. Ia mengklaim, satu orang bisa memiliki nomor lebih dari tiga, hanya saja registrasinya dilakukan secara langsung di gerai kartu prabayar.

Ia menjelaskan, tidak pernah ada larangan untuk satu orang memiliki lebih dari tiga nomor. “Kalau mau punya 50 nomor ya silakan, tapi buat apa nomor sebanyak itu?” ujar pria yang akrab dipanggil Chief ini.

Selain itu, Rudiantara menjelaskan pihaknya tidak akan menyediakan layanan UNREG pada kartu prabayar yang sudah terlanjur didaftarkan. Menurutnya, layanan membatalkan kartu yang sudah teregistrasi ini rawan akan penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau nanti ada penipu registrasi pakai nomor identitas kependudukan dan kartu keluarga orang lain, lalu sehabis dia nipu langsung di UNREG. Semakin susah untuk dilacaknya,” ujarnya.

Terhitung per tanggal 1 November 2017, masyarakat diwajibkan untuk meregistrasi kartu prabayarnya. Kewajiban ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Komunikasi Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Batas akhir registrasi ulang kartu prabayar bagi pelanggan lama adalah 28 Februari 2018.

Adapun cara registrasi yaitu menyiapkan nomor KK dan NIK, kemudian mengirimkan pesan pendek atau SMS ke 4444 dengan format tertentu sesuai dengan ketentuan provider masing-masing.

Berikut ini SMS registrasi untuk kartu lama.

  1. Telkomsel

ULANG(spasi)NIK#NomorKK#

  1. Indosat, Smartfren, dan Tri

ULANG#NIK#NomorKK#

  1. XL Axiata

ULANG#NIK#NomorKK

Untuk kartu baru, berikut ini SMS-nya.

  1. Telkomsel

Reg(spasi)NIK#NomorKK

  1. Indosat, Smartfren, Tri

NIK#NomorKK#

  1. XL Axiata

Daftar#NIK#NomorKK

Pemblokiran layanan panggilan keluar outgoing call dan layanan pesan pendek keluar jika tidak melakukan registrasi paling lambat 30 hari kalender setelah masa pendaftaran berakhiri.

Pemblokiran kartu SIM prabayar selanjutnya terjadi pada layanan telepon masuk atau incoming call dan layanan pesan pendek masuk jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 hari kalender sejak pemblokiran pertama. Jika semua tahap tersebut tidak dipenuhi pengguna, nomor pengguna akan diblokir secara keseluruhan.

Berita Pilihan Lainnya