Ini kesalahan fatal yang sering dilakukan penderita asam urat

Share

Kurangnya disiplin melakukan pengobatan teratur dengan meminum obat secara rutin adalah kesalahan yang paling banyak dilakukan penderita asam urat (gout astritis).

dr Sandra Sinthya Langow, internis konsultan Reumatologi dari RS Siloam Lippo Village, Tangerang, mengatakan, penderita asam urat kerap kali hanya meminum obat jika nyeri pada sendi penderita sedang kambuh.

“Setelah nyeri hilang, dia setop pemberian obatnya. Padahal harusnya terus diberikan secara rutin untuk mempertahankan kadar asam urat secara konstan di bawah 6,” ucap dr Sandra Sabtu (18/11), di RS Siloam, Karawaci, Tangerang.

“Kesalahan yang sering terjadi, pasien tidak minum obat teratur, sehingga kadar asam urat tidak terkendali,” imbuhnya.

Dia menganjurkan, pasien penderita asam urat untuk melakukan beberapa hal, di antaranya diet rendah purin, mempertahankan berat badan, menjaga tekanan darah dan menghindari rokok dan minuman beralkohol.

“Tidak makan daging merah seperti kambing, sapi, domba, babi, seafood, jeroan dan minuman tinggi fruktosa,” terangnya.

Pasien justru dianjurkan mengonsumsi sayuran hijau, karena tidak mengandung asam urat tinggi. “Jadi tidak mengonsumsi kangkung dan bayam bagi penderita asam urat itu mitos. Justru sebaliknya, itu baik dan dianjurkan untuk dikonsumsi,” kata Sandra.

Berita Pilihan Lainnya