Sensor Baterai Bermasalah, Honda Tarik 2.522 Unit Accord

Share

Honda Prospect Motor (HPM) menarik Accord, salah satu varian sedan Honda lantaran bermasalah pada komponen baterainya. Accord yang diduga bermasalah, teridentivikasi merupakan keluaran 2013 hingga 2016.

Marketing and After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy, mengatakan untuk Indonesia sedikitnya lebih dari 2.500 unit unit Accord yang dicurigai memiliki masalah tersebut.

“Unit yang teridentifikasi dalam program ini adalah sebanyak 2.522 unit di Indonesia,” kata Jonfis dalam keterangannya, Jum’at (24/11).

Ia mengungkapkan program recall ini dilakukan secara global untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas produk Honda. Disamping, sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan kerusakan akibat hubungan arus pendek yang terjadi pada sensor di bagian dalam baterai yang bisa memicu kebakaran.

“Program ini bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap seluruh produk. Untuk teknis pelaksanaan dan kelancaran proses perbaikan, konsumen dapat menghubungi atau datang ke dealer resmi Honda terdekat,” imbuhnya.

Pemilik Accord yang teridentifikasi ada masalah pada komponen baterai bisa melakukan penggantian tanpa dipungut biaya.

Kampanye pemeriksaan komponen ini mulai dilaksanakan pada hari 30 November 2017 di seluruh diler resmi Honda di Indonesia. Proses pergantian akan berlangsung selama 30 menit dan programnya sendiri hingga enam bulan kedepan

Berita Pilihan Lainnya