Home News Arab Saudi Pancung Asisten Rumah Tangga Asal Filipina

Arab Saudi Pancung Asisten Rumah Tangga Asal Filipina

56
0

Setelah beberapa bulan lalu terjadi pemancungan atas seorang tenaga kerja asal Indonesia, kali ini hukuman yang sama juga menimpa seorang wanita asal negara Filipina yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Wanita tersebut didakwa telah terlibat pembunuhan yang terjadi sekitar empat tahun silam dan terbukti tidak dapat membayar uang darah sebagai alternatif terbaik supaya terhindar dari hukuman pemancungan. Padahal pihak pengadilan Arab Saudi telah memberikan waktu yang cukup agar uang darah tersebut dapat terkumpul dan dibayarkan kepada pihak keluarga yang dibunuh.

Perempuan yang berusia 39 tahun tersebut dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Arab Saudi.

Berita menghebohkan tersebut dibenarkan oleh pihak Departemen Luar Negeri Filipina yang kemudian mengungkapkan bahwa eksekusi hukuman terjadi pada hari selasa lalu.

Sampai saat ini, baik pihak berwenang Filipina maupun Arab Saudi masih berupaya menutupi identitas wanita tersebut.

Di Arab Saudi yang memberlakukan hukum syariah Islam, seseorang akan terhindar dari pemberlakuan hukuman mati jika dia sanggup membayar diyat, atau lebih diistilahkan sebagai uang darah dengan jumlah yang telah ditentukan. Uang tersebut akan dibayarkan kepada keluarga si korban dengan maksud meringankan kesedihan dan kemarahan atas terbunuhnya salah satu anggota keluarga korban.

Meskipun demikian, pihak pemerintah Filipina merasa menyesal karena tidak mampu menghindarkan si wanita tersebut dari hukuman mati. Pihaknya juga mengakui telah melakukan upaya pendampingan hukum selama proses hukum di pengadilan tengah berlangsung secara maksimal.


Bahkan Menteri Luar Negeri Filipina, Elmer Cato menyesalkan semua kejadian itu. Dirinya mengakui bahwa dia dan pihak-pihak terkait lainnya di Filipina telah mengerahkan segala kemampuan yang ada.

Saat ini, pihak Kementerian Luar Negeri Filipina tengah mengusahakan pemulangan jenazah wanita itu ke tanah airnya.