Home News Arab Saudi Panen Besar Usai Pembersihan Para Koruptor

Arab Saudi Panen Besar Usai Pembersihan Para Koruptor

15
0

Pihak kerajaan Arab Saudi akhirnya tidak lagi melanjutkan agenda pembersihan para anggota kerajaan yang diduga terlibat kasus korupsi.

Agenda yang diinisiatifkan oleh Mohammad bin Salman, sang putera mahkota dalam operasi yang dinamakan Komite Anti-Korupsi  tersebut telah berlangsung sejak tahun 2017 dan berhasil menangkapi dan menginterogasi ratusan pebisnis dan mantan pejabat di lingkungan kerajaan.

Lebih dari hampir 1500 triliun rupiah sukses diraup operasi tersebut yang terdiri dari uang cash, properti serta aset-aset berharga lainnya.

Berita mengenai selesainya operasi yang sempat menggemparkan masyarakat internasional pada akhir tahun 2017 itu diumumkan secara resmi oleh kantor berita resmi yang bernama SPA (Saudi Press Agency).

Operasi tersebut juga akhirnya berhasil membuat 87 figur-figur penting Arab Saudi untuk mengakui kesalahannya, seperti apa yang pernah dituduhkan selama ini, sementara delapan figur lainnya menepis tuduhan keji tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya sebanyak 200 keturunan raja, menteri juga mantan menteri serta pengusaha kelas kakap ditahan  di hotel Ritz-Carlton yang berada di ibukota Riyadh.

Di antara para tahanan yang paling terkenal adalah pangeran alwaleed bin Talal, milyuner tajir Saudi yang memiliki banyak perusahaan multinasional. Selain dia, ada juga pangeran Mutaib el-Saud, seorang bekas ketua Garda Nasional Arab Saudi.

Usai penahanan besar-besaran tersebut, banyak spekulasi bermunculan, salah satunya adalah pangeran Mohammad bin Salman, si putera Mahkota yang berusia sangat muda itu berniat melanggengkan kekuasaan poltiknya menjadi Raja Arab Saudi, menggantikan ayahnya yang telah sepuh, Raja Salman bin Abdul Aziz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here