Home News Banjir Diprediksi Melanda Jakarta, Pemerintah Provinsi Khawatir Nasib Akan Pembangunan Infrastruktur

Banjir Diprediksi Melanda Jakarta, Pemerintah Provinsi Khawatir Nasib Akan Pembangunan Infrastruktur

404
0

Kota Jakarta yang sedang diselimuti musim penghujan membuat pemerintah provinsi DKI Jakarta ketar-ketir. Pasalnya, hujan yang diramalkan akan terjadi terus-menerus pada awal Februari 2019 akan berpotensi menyebabkan banjir di sebagian wilayah kota Jakarta.  Menurut seorang pakar hidrometeorologi, banjir akan berlangsung dari awal hingga hari kesepuluh bulan Februari.

Selain akan menyebabkan banjir, hujan lebat tak pelak lagi akan menyebabkan genangan di sejumlah sudut kota Jakarta, termasuk di beberapa spot pembangunan infrastruktur MRT ( Mass Rapid Transportation), LRT (Light Rapid Transportation) serta pembuatan jalan tol Becakayu (Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air kota Jakarta, Bapak Teguh Hendrawan yang memprediksikan akan terjadi genangan di tempat pembangunan, disebabkan pihak kontraktor  tidak mempersiapkan drainase secara baik. Drainase berfungsi untuk mengurangi naiknya permukaan air akibat genangan dengan mengalirkan kembali air tersebut ke tempat lain.

Meskipun demikian, pihak Pemerintah Provinsi telah mengantisipasi permasalahan tersebut dengan menyediakan mesin pompa.

Selain itu untuk meminimalisir akibat buruk dari genangan, pihak Pemprov DKI juga akan melakukan pemantauan secara optimal dan observasi secara maksimal, dan bahkan direncanakan akan langsung disiagakan di tempat-tempat pembangunan tersebut.

Dirinya menambahkan bahwa ratusan petugas akan disebarkan untuk mengurangi dampak banjir di sekitar 44 kecamatan, salah satu cara yang efektif adalah dengan membangun sejumlah tanggul sementara berupa karung yang berisikan pasir.

 Dia sendiri memastikan bahwa penanganan banjir untuk tahun ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dibuktikan dengan cepat surutnya sejumlah genangan di kota Jakarta pada saat terjadi hujan lebat.