Home News Beberapa Hal Mencengangkan Perihal Kaburnya Terpidana Kasus Narkoba WN Perancis

Beberapa Hal Mencengangkan Perihal Kaburnya Terpidana Kasus Narkoba WN Perancis

171
0

Sampai saat ini, Dofrin Felix, berusia 35 tahun, berkewarganegaraan Perancis masih dalam pengejaran pihak kepolisian Nusa Tenggara Barat setelah pelaku berhasil melarikan diri dari jeruji besi rumah tahanan Kepolisian Daerah provinsi Lombok.

Seperti diketahui sebelumnya, pria tersebut dicegat saat diketahui membawa jenis sabu-sabu dan ekstasi seberat hampir dua setengah kilogram di Bandar Udara internasional provinsi Lombok.

Menariknya Dofrin, terpidana kasus narkotika dan obat-obatan terlarang itu kabur usai dirinya membongkar jendela besi dengan sebuah gergaji pada minggu kemarin, seperti layaknya adegan di film-film Hollywood.

Kapolda merasa kecolongan dengan peristiwa tersebut. Dilaporkan belasan polisi tengah diperiksa oleh pihak Profesi dan Pengamanan, atau lebih disingkat dengan Propam, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

Namun di balik semua itu, ternyata larinya warga negara Perancis tersebut menyimpan beberapa hal yang cukup mencengangkan, di antaranya sang terpidana berhasil kabur usai merobohkan jendela sel tahanan yang berukuran 70×70 centimeter tersebut.

Namun yang lebih mencengangkan lagi, ternyata tidak ada satupun jeruji jendela sel tahanan yang hancur akibat penggergajian tersebut, baik jendela di bagian belakang maupun di bagian depan.

Akibatnya, kaburnya Dofrin menimbulkan berbagai spekulasi di lapangan yang kemungkinan saja telah melibatkan petugas di penjara. Sebuah isu sempat beredar bahwa adanya dana sejumlah Rp 10 miliar telah masuk ke kantong Markas Kepolisian Daerah  Nusa Tenggara Barat.  Namun dugaan tersebut segera dibantah oleh pihak kepolisian setempat.

Saat ini berbagai langkah ampuh juga mulai diberlakukan oleh pihak kepolisian setempat yaitu berupa perberlakuan jadwal kunjungan yang cukup ketat di rumah tahanan Polda Nusa Tenggara Barat, di samping terus mengejar terpidana dengan melibatkan pihak-pihak luar yang terkait seperti bagian imigrasi dan satuan kepolisian di perbatasan-perbatasan.