Home News Berbanggalah, Indonesia Masuk Sepuluh Besar Negara Tercantik di Dunia

Berbanggalah, Indonesia Masuk Sepuluh Besar Negara Tercantik di Dunia

101
0

Mungkin bagi kita yang tinggal di bumi Indonesia, tidak sempat merasakan bahwa masyarakat internasional betapa sangat mengagumi segala kekayaan alam wilayah Indonesia yang mencakup flora dan fauna, adat istiadat dengan berbagai budayanya yang unik dan beragam termasuk aneka kuliner dan minuman.

Semua orang akan mengakui bahwa tanah Indonesia telah dianugerahi keindahan tanpa batas oleh Yang Maha Kuasa. Banyak surga tersembunyi dan terpendam yang belum terjamah sama sekali oleh hembusan nafas para pelancong.

Nah, anugerah keindahan alam dan keragaman budaya dan adat istiadat yang dimiliki negara yang bergelar zamrud di garis khatulistiwa ini rupanya menarik warga netizen internasional untuk memilih Indonesia sebagai negara ke-enam terindah di dunia pada sebuah penerbit populer Inggris bernama Rough Guides. Indonesia berada di bawah negara-negara Scotlandia, Canada, New Zealand, Italia dan Afrika Selatan.

Terkait hal itu, maka tak tanggung-tanggung, Indonesia juga menyabet negeri terindah di benua Asia, mengalahkan  negara India dan Vietnam yang berada jauh di bawah negera kita tercinta.   

Alasan penerbit Rough Guides memilih Indonesia dikarenakan negara kita memiliki magnet yang sanggup menarik kekaguman mereka.  Indonesia memiliki kesempurnaan dalam keindahan karena memiliki potensi dan daya tarik pariwisata di segala bidang. Selain perkampungan dan persawahan hijau yang menghampar , gunung-gunung juga nampak berdiri menjulang tinggi. Belasan ribu pulau yang dimiliki Indonesia juga menawarkan keunikan magisnya. Selain itu, Indonesia juga mempunyai kurang lebih empat ratus gunung berapi, di mana  ada sekitar 130 gunung berapi ternyata masih aktif.

Mendengar berita penghargaan tersebut, sontak Bapak Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, sangat bangga dan tersanjung, apalagi penerbit tersebut yang melakukan jajak pendapat di atas merupakan referensi penting bagi para pelancong internasional.

Menurut Arief Yahya, penghargaan itu akan menambah tingkat optimisme lebih tinggi untuk memajukan bidang pariwisata di Indonesia. Jajak pendapat itu juga telah membuktikan bahwa negara tercinta memiliki keunikan yang beraneka ragam.

Meskipun demikian, total jumlah turis asing ke Indonesia tidak begitu mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun 2018 jika dibandingkan dengan jumlah turis pada tahun 2017. Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah bencana alam besar yang terjadi di sejumlah kawasan pariwisata Indonesia, termasuk pulau Lombok Nusa Tenggara Barat/NTB.

Ternyata kekayaan alam yang unik tidak akan memiliki dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dalam negeri jika pemerintah Indonesia tidak memiliki langkah-langkah jitu untuk menarik para wisatawan asing.

Bapak Baiquni, seorang pakar bidang pariwisata dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, menyatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu disadari oleh para individu yang terlibat memajukan pariwisata di dalam negeri, salah satunya adalah dengan membangun konsolidasi lintas instansi di bidang pariwisata serta mempromosikan wajah negeri kita yang tanggap akan situasi bencana dan kekerasan terorisme.

Selain itu, beliau menegaskan akan urgensitas pelayanan prima dari semua kalangan di dalam negeri yang dirasa belum sepenuhnya dilakukan. Pelayanan prima dan maksimal sangat diperlukan agar para wisatawan asing itu  menyukai untuk tinggal berlama-lama di Indonesia.

Masalah sampah yang sering membuat turis asing tidak nyaman, menurutnya, mesti mendapat perhatian lebih oleh Pemerintah.