Home Lifestyle Buang Sampah Sembarangan Di Jakarta, Dendanya Gede Banget

Buang Sampah Sembarangan Di Jakarta, Dendanya Gede Banget

435
0

Warga Jakarta nampaknya harus lebih waspada dan berhati-hati untuk membuang sampah tidak pada tempatnya.  Selama ini, sebagian warga Jakarta dilaporkan dengan santainya membuang sampah rumah tangga di sungai-sungai yang melewati pemukiman sehingga menimbulkan pencemaran dan sumber penyakit.

Berdasarkan pernyataan Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Dinas Lingkungan Hidup provinsi DKI Jakarta, bagi siapa saja yang tertangkap basah melanggar ketentuan tersebut, akan dikenai hukuman penjara selama kurang lebih dua bulan atau denda sekitar Rp 20 juta.

Menurutnya, Provinsi DKI sudah memiliki peraturan mengenai larangan tersebut berupa Peraturan Daerah, atau yang lebih disingkat dengan Perda mengenai tata kelola sampah nomor 3 tahun 2013.

Berdasarkan peraturan tersebut, warga Jakarta yang tertangkap basah membuang sampah bukan pada tempatnya akan dikenai denda maksimal sebesar Rp 500.000.

Di samping peraturan di atas, ada juga ketentuan lainnya yang tercermin dalam pasal 21 Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 mengenai ketertiban umum. Dalam ketentuan itu, seorang pelanggar yang ketahuan membuang sampah tidak pada tempatnya, akan dikenakan sanksi pidana serta denda antara Rp 100.000 hingga Rp 20.000.000. Bentuk hukuman tegas tersebut diharapkan akan membuat efek jera bagi si pelanggar dan menjadi contoh bagi warga lainnya mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Namun menurut bapak Kepala Bidang, penentuan sanksi akan tergantung kepada kebijaksanaan hakim di pengadilan nantinya. Selain itu juga, pelanggar juga akan diizinkan untuk melakukan pembelaan.

Bagaimanapun juga, hingga detik ini pihak Pemerintah Daerah DKI Jakarta masih menggunakan Perda Nomor 3 Tahun 2013 sebagai ketentuan hukum bagi si pelanggar. Pihaknya berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP supaya si pelaku pembuangan sampah ilegal akan juga dijerat dengan Peraturan Daerah Nomor 7 tersebut, dengan maksud memberikan hukum setimpal bagi si pelanggar supaya tidak lagi mengulangi tindakannya tersebut di kemudian hari.