Home News Gadis Jerman Ini Menyatakan penyesalannya Bergabung Dengan ISIS

Gadis Jerman Ini Menyatakan penyesalannya Bergabung Dengan ISIS

75
0

Leonora, gadis Jerman yang masih berusia sangat muda itu tak pernah menyangka sebelumnya jika mimpi dan harapan yang ingin dibangunnya di negeri Suriah harus hancur berkeping-keping.

Remaja itu kini menyesali semua tindakannya yang memutuskan diri untuk bergabung dengan kelompok ISIS empat tahun silam saat usianya menginjak 15 tahun.

Dirinya kini tinggal di sebuah perkampungan bernama Baghouz, Suriah bersama kedua orang anaknya.  Mereka bertiga pergi mengungsi dari wilayah ISIS setelah pasukan militer suku Kurdi dengan dibantu tentara Amerika Serikat berhasil menggempur dan memporakporandakan ISIS.

Ia menikah dengan seorang anggota ISIS yang disinyalir merupakan seorang teknisi pada organisasi teroris tersebut yang juga berasal dari Jerman. Mereka berdua menikah tiga hari setelah Leonora bergabung dengan gerakan itu. Padahal dirinya menyadari, suaminya yang bernama Martin Lemke itu telah memiliki dua orang istri.

Pada saat ISIS berhasil menduduki kota Raqqa, Suriah, Leonora bersama keluarganya mengakui bahwa dia menjalani kehidupan yang sangat indah dan normal. Layaknya seorang istri, dia hanya melakukan kegiatan yang biasanya dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga.

Namun tak berapa lama, indahnya hidup di negeri Raqqa tak berlangsung lama saat pasukan suku Kurdi dengan dibantu tentara Amerika Serikat datang membombardir wilayah tersebut hingga porak poranda dan keluarga Leonor harus berpindah tempat setiap minggu, menghindari penyerangan pihak musuh.

Namun sayangnya, ISIS yang tengah berada dalam ambang kekalahan, mulai meninggalkan dirinya dan keluarganya sehingga mereka pun harus berjuang sendiri mempertahankan hidup.  Dengan penuh nestapa, Leonora  bercerita bahwa ISIS pergi begitu saja tanpa meninggalkan perbekalan berupa makanan dan minuman bagi keluarganya.

Mereka pun akhirnya pergi mengungsi dan kini berada di kampung Baghouz, salah satu desa yang  berlokasi di provinsi Deir Ezzor. Dulu provinsi Deir Ezzor pernah dikendalikan dan dikuasai oleh pasukan ISIS. Sang suami telah ditangkap oleh pasukan Kurdi.

Penyesalan begitu tampak dari wajah gadis Jerman itu. Dirinya hanya ingin kembali ke Jerman untuk bersatu dengan keluarganya kembali, seraya menata masa depannya. Dia menyadari apa yang telah dilakukannya di masa silam saat dirinya memutuskan diri bergabung dengan organisasi ISIS, merupakan sebuah kekeliruan yang amat besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here