Home News Gagal Bebas Dari Penjara, Abu Bakar Ba’asyir Akan Protes

Gagal Bebas Dari Penjara, Abu Bakar Ba’asyir Akan Protes

151
0

Terpidana kasus pendanaan terorisme, Abu Bakar Ba’asyir akhirnya tidak jadi dibebaskan pekan lalu. Hal ini mengundang keinginannya untuk melayangkan pengaduannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara, lebih disingkat PTUN.

Pihaknya selama ini merasa dibohongi janji pemerintah yang rencananya akan mengurangi masa tahanannya dan lalu memberikannya kebebasan kepada Abu Bakar Ba’asyir. Bahkan dilaporkan pihak keluarga sudah bersiap-siap menyambut kedatangan Ba’asyir di rumahnya.

Mendengar rencana Abu Bakar tersebut, Menteri Hukum dan Hak-Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (MENHUKHAM RI) Yasonna Laoly justru mempersilahkan yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya untuk mengambil langkah hukum dengan melakukan pengaduan ke Pengadilan dimaksud.

Beliau melanjutkan, Pemerintah Indonesia  sempat mengajukan persyaratan pengurangan hukuman dan kebebasannya jika pengasuh pondok pesantren Ngruki tersebut dapat menyatakan ketundukan dan kesetiannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila.

Sayangnya, Abu Bakar menolak kesempatan tersebut dan enggan menandatangani isi perjanjian.

Menurut pakar hukum, menolak ikrar setia kepada NKRI merupakan suatu bentuk penghianatan terhadap negara Indonesia.

Bapak Menteri lebih lanjut menjelaskan bahwa dalam program deradikalisasi bagi terpidana untuk kasus terorisme, maka pernyataan janji setia kepada negara mutlak diperlukan.