Home News Gedung Putih Mendorong Pasukan Venezuela Membelot dari Sang Presiden

Gedung Putih Mendorong Pasukan Venezuela Membelot dari Sang Presiden

293
0

Krisis politik di Venezuela yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini telah memasuki babak baru.

John Bolton, penasihat bidang keamanan nasional di Gedung Putih, Amerika Serikat begitu geram saat mendengar Presiden Venezuela, Nicolas Maduro tetap bersikukuh untuk bertahan pada posisinya sebagai presiden yang sah.

Dia pun tak kehilangan akal untuk  mencari celah agar militer berpihak kepada rakyat di negara yang kaya akan sumber minyak tersebut, mengingat posisi militer yang begitu strategis dalam mendukung rezim kekuasaan.  

Oleh karena itulah, strategi yang kemudian dipilih oleh pejabat itu adalah mendorong militer negara Venezuela dan para pekerja bank sentral negara latin tersebut untuk membelot dan melakukan keberpihakan kepada sang oposisi Juan Guaido, seperti yang tertulis pada kicauan di akun resmi Twitternya.

 Rupanya sang penasehat menyadari, militer masih nampak loyal dengan Nicolas Maduro sehingga sang presiden akan terasa sulit untuk dilengserkan.

Sebelumnya juga dikabarkan seorang jenderal dari pasukan angkatan udara bernama Francisco Yanez telah membelot kepada pihak oposisi dengan mengakui bahwa Guaido merupakan presiden Venezuela untuk sementara.

Sang jenderal pun mengungkapkan bahwa 90 persen pasukan tentaranya sudah tidak berpihak lagi kepada sang diktator, Nicolas Maduro.