Home News Jokowi Kesal Hoax Sudah Di Mana-Mana

Jokowi Kesal Hoax Sudah Di Mana-Mana

159
0

Di program bagi-bagi sertifikat tanah di ibukota Jakarta hari ini, Presiden RI Jokowi sempat meminta agar setiap warga negara Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan, karena memang sudah takdir ilahi bahwa bangsa yang dipimpinnya merupakan bangsa majemuk dan multikultural.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta secara implisit agar perbedaan visi dan pandangan tidak memecah belah persatuan yang selama ini dipegang teguh bangsa besar Indonesia, karena perbedaan itu merupakan hal yang lumrah terjadi.

‘’Karena modal aset kita persatuan, persaudaraan,’’ ujarnya bersemangat.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi tidak dapat lagi menyembunyikan kekesalannya dalam menanggapi berita simpang siur yang tidak terjamin akan kebenarannya. Ia pun begitu jengkel sebab masalah politik sudah merasuki semua lini.

Ia kesal pernah dituduh sebagai seorang anggota Partai Komunitas Indonesia, sekaligus menyayangkan karena ternyata berdasarkan sebuah survey, ada sekitar sembilan juta warga yang mempercayai berita bohong tersebut. Padahal ketika terjadinya pemberontakan PKI pada tahun 1965 dirinya baru berusia empat tahun.

Presiden yang kini mencalonkan kembali sebagai presiden untuk kedua kalinya tersebut juga sempat dibuat kalang kabut saat dirinya dianggap figur anti islam, anti pemimpin Islam dan sebagainya. Padahal, menurutnya, dialah yang menetapkan hari santri nasional berdasarkan sebuah Keputusan Presiden.

Di akhir kesempatan, Jokowi meminta agar para warga dapat berpolitik dengan mengindahkan tata krama dan tata tertib, dan dengan tidak menggunakan usaha-usaha penyebaran fitnah dan kebencian, makian, celaan dan sebagainya.