Home News Kuliner Cina Gampang Beradaptasi Dengan Lidah Orang Indonesia, Mengapa?

Kuliner Cina Gampang Beradaptasi Dengan Lidah Orang Indonesia, Mengapa?

64
0

Mungkin dari kita banyak yang suka mencicipi dan melahap makanan atau kuliner asal negeri Cina. Berbagai masakan tradisional negeri tirai bambu tersebut nampaknya cukup akrab di lidah orang-orang Indonesia. Bahkan banyak dari mereka yang begitu mengidolakan masakan atau penganan khas negeri Cina. Kita telah lama mengenal nama-nama kuliner populer seperti kwetiau, bakpao dan lain-lain.

Nah, pertanyaannya, mengapa makanan-makanan mereka bisa terasa begitu mudah diterima oleh cita rasa bangsa Indonesia?

Jawabannya adalah berdasarkan riset yang dilakukan oleh Poston dan Wong mengenai diaspora warga Cina ke seluruh dunia, Indonesia telah dipilih sebagai tujuan menetap bagi sekitar delapan juta warga Cina. Diperkirakan jumlah menyumbang 20 persen dari total warga etnis Cina di luar negeri.

Sudah menjadi rahasia umum, warga keturunan Cina telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia, bahkan ke pelosok- pelosok pedesaan. Rata-rata mereka bergelut dengan dunia bisnis dan perdagangan. Karena itulah tak heran, berdasarkan riset yang sama dikemukakan bahwa Indonesia telah menjadi negara dengan jumlah keturunan Cina tertinggi di dunia.

Berdasarkan catatan sejarah, warga etnis Cina menyebar ke tanah nusantara sejak ratusan tahun silam di mana Indonesia pernah tercatat sebagai kawasan yang cukup strategis bagi perdagangan regional maupun dunia. Berpindahnya warga Cina ke nusantara juga dipicu oleh berbagai gejolak yang terjadi di dalam negeri Cina sendiri akibat konflik ideologis antara kelompok komunis dan kelompok nasionalis.

Tentunya tak heran, masuknya mereka yang kemudian berasimilasi dengan penduduk lokal, lambat laun memperkenalkan tradisi dan budaya masakan mereka misalnya mengolah kuliner yang berbahan dasar tepung dan lain–lain.