Home News Melawan Saran IMF, Indonesia Akan Bersikap Lain

Melawan Saran IMF, Indonesia Akan Bersikap Lain

215
0

Baru-baru ini lembaga International Monetary Fund atau lebih sering disingkat IMF menyampaikan rekomendasinya agar seluruh negara di dunia mengurangi utang. Namun nampaknya, rekomendasi tersebut tidak akan berlaku di Indonesia karena Indonesia dianggap masih berada dalam level aman jika dihubungkan dengan rasio utang yang dimilikinya.

Bahkan lebih jauh lagi, Menteri Keuangan RI, Ibu Sri Mulyani memaparkan bahwa usulan lembaga internasional tersebut sebenarnya membidik para negara yang memiliki perbandingan utang yang tinggi. Beberapa negara di benua Eropa dikabarkan memiliki perbandingan utang terhadap GDP-nya bertengger di kisaran 60% ke atas. Sementara Indonesia hanya berada di kisaran 30%, alias masih terbilang cukup aman.

Ibu Sri Mulyani mengungkapkan bahwa situasi makro ekonomi dalam negeri juga cukup menggembirakan dimana pertumbuhan ekonomi mencatat 5% dengan tingkat inflasi yang terbilang sangat rendah yaitu 3%.

Beberapa hari yang lalu, Bank Indonesia telah merilis utang asing yang dimiliki Indonesia hingga November 2018  sebesar  US$ 372,9 miliar dengan rincian sebagai berikut : US$ 183,5 miliar adalah utang pemerintah; sementara sisanya sebesar US$ 189,3 miliar adalah utang perusahaan swasta yang mencakup utang yang dimiliki Badan Usaha Milik Negara.