Home News Pendaftaran PPPK 2019 Dibuka Hingga 16 Februari 2019, Diakses Melalui Sscasn.bkn.go.id 2019

Pendaftaran PPPK 2019 Dibuka Hingga 16 Februari 2019, Diakses Melalui Sscasn.bkn.go.id 2019

537
0

Edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia atau Kemenpan RI memberitahukan bahwa pendaftaran untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah dibuka pada hari Minggu kemarin, 10 Februari 2019.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara, Mohammad Ridwan, pada formasi yang dibuka untuk tahap pertama, akan dikonsentrasikan kepada perekrutan para tenaga pendidik termasuk guru, dosen perguruan tinggi negeri/PTN, serta tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian.

Pendaftaran tersebut akan berakhir pada Sabtu mendatang, 16 Februari 2019.

Dalam surat edaran tersebut juga dihimbau agar para pelamar kerja yang ingin mendaftar untuk menghubungi lembaga dan instansi terkait untuk menanyakan ketersediaan jumlah formasi yang diperlukan bagi perekrutan.

 Tidak hanya itu, mereka juga dihimbau untuk menanyakan secara lebih mendetail informasi seputar cara melihat lowongan yang ada, metode pendaftaran, kesesuasian nama, hingga jumlah formasi posisi yang tersedia.

Bagi para pelamar yang ingin mendaftar secara online, dapat dilakukan melalui website milik BKN atau Badan Kepegawaian Negara yaitu ssp3k.bkn.go.id.

Dalam mendaftar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

  1. Untuk mengetahui jumlah ketersediaan lowongan kerja/formasi, dapat membuka alamat https://sscasn.bkn.go.id 2019 atau bisa juga https://sscasn-helpdesk.bkn.go.id
  2. Untuk mendaftar pun, sangat mudah, caranya dengan login melalui http://ssp3k.bkn.go.id dengan urutan berikut ini Peserta membubuhkan formulir yang berada di Helpdesk; kemudian peserta dapat mengisi Nomor Induk Kependudukan serta No Kartu Keluarga;  lalu jangan lupa mengisi Nomer Peserta THK-II/Identitias THL-TB, beserta Nama, Tanggal Lahir dan Nama Instansi

Usai para pelamar mengisi form di atas, maka otomatis mereka akan memperoleh sebuah nomer tiket, dan lalu memprint Kartu Tanda Peserta THK-II/THL-TB.

Adapun proses berikutnya, maka peserta diharuskan datang ke kantor Badan Kepegawaian Daerah sambil membawa berkas-berkas yang diperlukan seperti Print Kartu Tanda Peserta, Pas Foto berukuran 3×4 sebanyak 2 lembar yang memiliki latar belakang merah, serta berkas pendukung lainnya yang disyaratkan.

Setelah itu, data-data para pelamar akan kemudian diverifikasi oleh pihak Badan Kepegawaian Daerah masing-masing serta akan mendapat copy kartu peserta yang telah ditandatangani oleh pihak pejabat yang terkait. Setelah itu, para pelamar baru dapat melakukan pendaftaran.

Perlu diketahui bahwa pengisian nama haru berdasarkan ijazah tanpa ada gelar. Jika nama yang telah didaftarkan salah, maka tidak bisa diubah akan tetapi dapat diperbaiki jika pelamar dinyatakan lolos dari ujian seleksi sesuai nama yang ada pada ijazah, dan tanpa gelar.

Seandainya data Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga tidak sesuai atau data yang ada di KTP tidak sesuai dengan apa yang tertera di ijazah, maka peserta dihimbau untuk mengontak kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat, atau bisa juga ke kantor Dukcapil pusat.

Adapun kontak Dukcapil dapat diakses sebagai berikut http://dukcapil.kemendagri.go.id/contact atau bisa juga di layanan helpdesk Ditjen Dukcapil dengan pusat panggilan di 1500537

Perlu diketahui juga bahwa peserta hanya dapat melamar untuk satu fomasi jabatan dalam satu instansi pemerintah dan dalam satu kali periode pendaftaran. Peserta juga tidak dapat melakukan perubahan istansi apabila tombol send/kirim telah ditekan.

Data tempat lahir yang diketikkan adalah tempat lahir pada Daerah Tingkat II atau pada tingkat Kabupaten/Kota.