Home News Presiden Jokowi Diperingatkan Untuk Tidak Impor Sejumlah Bahan Makanan

Presiden Jokowi Diperingatkan Untuk Tidak Impor Sejumlah Bahan Makanan

515
0

Komisioner Ombudsman, Ahmad Alamsyah sempat memperingatkan pemerintahan Jokowi mengenai impor sejumlah bahan makanan seperti garam, gula, beras dan jagung.

Menurutnya, di tahun politik 2019 seperti saat ini perhatian yang akan difokuskan kepada penyelenggaraan Pemilihan Umum bulan April ini, akan menyebabkan lengahnya pengawasan kepada praktek impor menjadi kendor.

Terkait hal ini, Bapak Alamsyah juga menyampaikan perbandingan kran impor yang dibuka pada era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua yang berlangsung lima tahun, dan periode kepresidenan Jokowi selama empat tahun.  Dia menjelaskan bahwa total impor beras zaman SBY mencapai 6,5 juta ton, sementara era Jokowi menembus 4,7 juta ton.

Sementara perbandingan impor gula, total impor gula zaman pemerintahan SBY mencapai 12,7  juta ton, sementara presiden Jokowi telah mengimpor gula sebanyak 17,2 juta ton yang mana diperkirakan impor Jokowi akan tumbuh lagi di tahun 2019, mengingat ada beberapa produk gula yang belum bisa disuplai oleh produsen lokal.

Adapun impor jagung, berdasarkan data-data yang ada, impor pada periode pemerintahan Jokowi ternyata lebih rendah yang hanya mencapai 5,7 juta ton, dimana pada era SBY, impor jagung telah mencapai hampir 13 juta ton.

Dengan kata lain, Presiden Joko Widodo diharapkan untuk lebih berhati-hati membuka kran impor sejumlah bahan makanan selama produksi domestik masih sanggup memasok produk-produk tersebut. Hal tersebut bertujuan agar tidak mematikan harga bahan-bahan tersebut di kalangan petani.