Home Lifestyle Telkomsel Melalui Gerakan #BhayPlastik Membuat Masyarakat Sadar Akan Bahaya Plastik

Telkomsel Melalui Gerakan #BhayPlastik Membuat Masyarakat Sadar Akan Bahaya Plastik

236
0

Pada November 2018 lalu, indonesia di gemparkan dengan berita seekor paus yang mati terdampar di Wakotobi. Sangat mengejutkan, terdapat 6 kg sampah plastik di dalam perut paus tersebut. Fenomena ini menunjukkan masalah sampah di Indonesia sangat parah.

World Bank Group mencatat bahwa terdapat 150 juta ton plastik di lautan dunia yang bisa mengakibatkan krisis pencemaran laut secara global. Data ini di terbitkan pada April 2018 juga menunjukkan Asia Timur merupakan wilayah dengan pertumbuhan produksi sampah tercepat di dunia.

Seluruh kawasan Asia Timur, yaitu China, Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Thailand. Kelima negara tersebut bertanggung jawab atas lebih dari 50% keseluruhan sampah plastik di lautan.

Seriring berjalannya waktu, Telkomsel mengajak masyarakat untuk menunjukan kepeduliannya kepada lingkungan, untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupaan sehari-hari melalui gerakan #BhayPlastik. Sejak Desember 2018, Telkomsel sudah menggalakkan gerakan ini dalam pengurangan penggunaan plastik di masyarakat luas. Manado, Sulawesi Utara adalah sasaran utamanya.

Selain Manado, Telkomsel turut menggelar kegiatan sosial #BhayPlastik di 10 kota di Indonesia. Adapun ke-10 kota tersebut di antaranya Medan, Pekanbaru, Lampung, Serang, Bogor, Cirebon, Semarang, Malang, Balikpapan, dan Makassar.

“Kami percaya bahwa perubahan yang besar dapat dimulai dari sebuah aksi yang sederhana. Melalui #BhayPlastik, Telkomsel ingin memberikan perubahan besar bagi lingkungan dengan mengajak semua orang untuk mulai merubah kebiasaan sehari-hari dalam penggunaan plastik,” ujar Manager Branch Telkomsel Manado, Anthony P. Sitorus.

Acara ini tidak hanya sekadar himbauan untuk mengurangi jumlah plastik, tetapi banyak ragam acara seru lainya dimulai dengan kegiatan Trash Run, lari santai sejauh 2K mengelilingi area loop. Tak hanya berlari, peserta harus mengumpulkan sampah dan dimasukkan ke dalam trash bag yang telah disediakan di start gate.

Selain itu, kegiatan sosial #BhayPlastik juga dimeriahkan dengan kegiatan PlastalkPeserta diberikanedukasi mengenai bahaya sampah plastik dan cara mengubah plastik bekas menjadi karya yang berguna dan bernilai ekonomis. Adapun pemateri yang didatangkan antara lain Marlon Kamagi dan Billi.

Kalian juga bisa ikut andil dalam memeriahkan kegiatan sosial ini melalui tag #BhayPlastik di media sosial. Caranya, bagi pengalaman kamu dalam melakukan gerakan mengurangi penggunaan plastik dan memanfaatkan sampah plastik.

Misalnya dengan mendaur ulang plastik bekas yang ada di rumah menjadi barang bermanfaat, seperti hiasan bunga, bingkai foto dari sedotan, mengganti penggunaan plastik sekali pakai seperti gelas atau botol, tas, dan sedotan plastik dengan tumbler, tote bag, dan stainless straw.

Jangan lupa untuk foto hasil karyamu dan upload di Instagram dengan cara menambahkan hastag #BhayPlastik serta mention Intstagram @Telkomsel ikut jaga lingkungan dari sampah plastik dengan caramu sendiri.