Home Kesehatan Waduh, Denmark Kenapa Bangun Pagar di Perbatasan Jerman Ya?

Waduh, Denmark Kenapa Bangun Pagar di Perbatasan Jerman Ya?

58
0

Pagar besi tampak mulai berdiri di perbatasan Denmark dengan Jerman sejak Senin (28/1). Dimulai dari kawasan Utara, negara Bagian Jerman Schleswig-Holsten, pagar tersebut akan membentang sepanjang 70 km. Tingginya mencapai 1,5 meter dengan kedalaman 50 cm. Untuk memudahkan manusia lewat, setiap km dibuat gerbang.

Eits jangan salah sangka dulu. Pembangunan perbatasan ini bukan karena mereka lagi perang atau untuk mencegah manusia masuk ya. Melainkan untuk menahan agar babi tidak menerobos masuk.

Pembangunan pembatas ini telah disepakati oleh wakil rakyat dan dinas lingkungan Denmark pada musim panas 2018 lalu. Menurut mereka, kebijakan ini mampu menghindarkan flu babi Afrika (ASF) masuk.

Sebab, babi merupakan komoditi ekspor utama negara berpenduduk sekitar 6 juta jiwa tersebut. Jika sampai virus itu masuk ekspor ke negara non Uni-Eropa bisa terganggu. “Segala cara akan kami lakukan untuk mencegah demam babi Afrika ini masuk ke Denmark,” ujar Menteri Lingkungan dan Makanan Jakob Elleman-Jensen.

Selain itu, pemerintah juga memperketat kontrol terhadap babi hutan, baik di wilayah publik maupun pribadi. Denda untuk pelanggaran terhadap pemeliharaan dan transportasi turut dinaikkan.

Tetapi kebijakan ini mendapat kritikan dari beberapa pihak. Mereka menganggap ini merupakan aksi politis yang membuat pemerintah tampak bekerja. Selain itu mereka juga menyoroti kawanan yang berada di dekat air yang bisa berenang. Apalagi diketahui jika penyebaran ASF ini justru terjadi dari makanan sisa.

Denmark dan Jerman sendiri belum ada laporan tentang keberadaan virus ini. Tetapi Belgia sudah melaporkan adanya dua babi hutan mati karena ASF pada musim panas 2018. ASF sendiri tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sangat mematikan bagi babi.